19 Nov Trip Ramah Muslim Okayama di Musim Dingin: Merasakan Keindahan dan Keajaiban Festival Yuki-Koi
Okayama memiliki pesona dan keindahan yang berbeda-beda di tiap musimnya. Sebagai bagian dari komitmen terhadap pariwisata yang inklusif, Prefektur Okayama menyambut wisatawan Muslim untuk menikmati keindahan musim dingin melalui trip yang diadakan Muslim Network Tour saat Festival Yuki-Koi di Hiruzen Highland pada bulan Februari. Trip ini hanya berlangsung satu hari tetapi ramah Muslim, agar siapa pun bisa menikmati musim dingin di Okayama tanpa rasa khawatir.
Pada bulan Februari lalu, perjalanan bersama Muslim Network Tour dimulai dengan berkumpul di Terminal Bus Timur Stasiun Okayama, dan berangkat pukul 10:40 pagi menuju Hiruzen Highlands Center melalui Okayama IC dan Hiruzen IC.
Sesampainya di lokasi tujuan sekitar pukul 12:30 siang, para peserta disambut dengan lanskap pemandangan berselimut salju putih yang indah.


Sebelum memulai kegiatan di festival Yuki-Koi, para peserta mengisi tenaga dulu dengan hidangan ramah Muslim. Hidangan makan siang berupa BBQ daging domba di restoran Genghis Khan, yang telah menerima sertifikasi Peach Mark 2—menandakan bahwa restoran ini menyediakan fasilitas yang ramah Muslim seperti menu halal dan tempat shalat.

Setelah makan dan beristirahat sejenak, para peserta tur mengikuti berbagai aktivitas seru di Festival Yuki-Koi. Kegiatan pertama adalah workshop membuat es krim, di mana setiap peserta dibagi dalam beberapa kelompok berisikan 4 orang di tiap meja dan didampingi oleh instruktur. Mereka pertama-tama mencampurkan bahan es krim di wadah berbentuk bola, lalu menggulingkannya dan melempar-lemparkannya hingga mendapatkan tekstur es krim yang lembut.

Kegiatan di Festival Yuki-Koi ini dilanjutkan lagi dengan membuat mini kamakura (kubah salju kecil) menggunakan ember dan alat pembuat salju lainnya—aktivitas yang menyenangkan, terutama bagi yang baru pertama kali merasakan salju.

Kebahagiaan bermain salju di festival ini dilanjutkan dengan sesi berburu harta karun dan bermain salju mulai pada pukul 15:00—membangun kebersamaan antar peserta dari trip ini. Selama bermain dan berjalan-jalan di festival ini, peserta juga mengabadikan momen dengan bangunan ikonik GREENable Hiruzen yang dirancang dengan konsep “sustainability”.

Tak kalah seru dari kegiatan lainnya, peserta juga mencoba meluncur di atas salju dengan papan seluncur—pengalaman menyenangkan yang hanya bisa dirasakan di musim dingin.

Menjelang malam hari, para peserta dan pengunjung lainnya di Festival Yuki-Koi dapat menyaksikan dan merasakan nuansa magis iluminasi dari ratusan hingga ribuan kubah salju yang dimulai pada pukul 17:00— meninggalkan kesan indah dan tenang yang menjadi ciri khas Festival Yuki-Koi.

Satu hari ramah Muslim di Festival Yuki-Koi pun berakhir pada pukul 18:30, dengan para peserta kembali ke Stasiun Okayama bagian barat menggunakan bus, membawa pulang kenangan hangat dan penuh kebahagiaan bersama masing-masing individu.
Melalui acara seperti ini, dengan perhatian pada hidangan ramah Muslim, ruang shalat yang memadai, dan budaya-budaya unik—Okayama menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata di Jepang bisa menjadi inklusif, mendidik, dan heartwarming. Okayama akan terus memperluas fasilitas dan kuliner ramah Muslim, agar semua wisatawan dapat menikmati liburan ke Jepang dengan nyaman.
Ingin Tahu Lebih Banyak tentang Okayama dan Destinasi Ramah Muslim?
Kunjungi situs resmi: okayamahealthtourism.com
Temukan juga itinerary wisata Muslim lainnya di sini: